All Posts By

georney

Panduan Perjalanan

Road To Himalaya (8) : Berkunjung ke penangkaran Panda di Chengdu

Selain Tembok Besar, ikon negara China yang lain adalah Giant Panda. Dalam bahasa China, secara literal disebut sebagai “beruang kucing”, 熊猫 (Xiong mao). Disebut begitu karena bentuk fisiknya yang mirip beruang dangan karakter yang meyerupai kucing. Berbadan besar, berbulu tebal, dan cakar yang tajam, tapi tingkah lakunya lucu. Pernah nonton Kung Fu Panda 2? Scene dimana sekelompok Panda menuruni bukit dengan menggelindingkan diri benar-benar kami lihat langsung saat mengunjungi Chengdu Research Base of Giant Panda Breeding, bedanya pada kehidupan nyata, Panda adalah hewan penyendiri yang tidak hidup secara berkelompok. Continue Reading

Cerita Perjalanan kuliner

Road to Himalaya (7): Kuliner Halal di Chengdu

Sudah sejak lama kami ingin mencoba Chinese food di tempat asalnya. Kebetulan Chengdu adalah kota yang pas untuk kuliner karena pada tahun 2011 UNESCO menetapkan Chengdu sebagai ‘City of Gastronomy’. Demi bisa nyicipin makanan Sichuan yang bercitarasa pedas, kami sengaja menyisihkan budget lebih untuk kulineran. Bukan apa-apa, sebagai muslim di negara yang bukan mayoritas Islam, kami memang harus pilih-pilih apa saja yang boleh dimakan, dan biasanya di negara begini makanan halal jadi agak pricey. Continue Reading

Cerita Perjalanan

ROAD TO HIMALAYA (6) : Exploring Chengdu: Bamboo Park & North Railway Station

Sampai di hostel saya curhat ke Helena kalau kami gagal minum teh di People’s Park. Karena budget kami tipis dan kami tidak bisa terlalu bebas untuk mencicipi makanan lokal, mungkin nge-teh di taman menjadi hal yang paling mendekati untuk bersantai a la orang Chengdu.

“Ada satu tempat yang lebih sepi, dan lebih sedikit turis, tapi lokasinya jauh, kalau pakai taxi sih mahal, tapi kalian bisa naik bus”. Helena membuka peta dan menunjuk satu tempat, Bamboo Park.  Continue Reading

Cerita Perjalanan Panduan Perjalanan Travel

ROAD TO HIMALAYA (5) : Exploring Chengdu: Wenshu Monastery, Tianfu Square.

Chengdu adalah Ibukota Provinsi Sichuan, termasuk salah satu kota dengan populasi terbesar di China. Kalau dilihat di peta, tata ruang kotanya seperti jaring laba-laba, dengan Tianfu Square sebagai pusatnya. Kami sudah membayangkan, kota ini akan sangat menguji kemampuan menjelajah dan berkomunikasi. Kami tidak bisa bergantung pada bahasa dan aksara yang kami pahami. Walaupun sudah menghapal beberapa kosakata, tapi kami tidak bisa melafalkannya dengan benar. Yang bisa kami ucapkan hanya ‘Xie xie’ (terima kasih). Continue Reading

Cerita Perjalanan

Menuju Nepal

Mengumpulkan niat untuk menulis yang lebih serius, ternyata tidak semudah yang direncanakan. Empat bulan yang lalu, saat blog ini dimulai, saya sangat bersemangat untuk menuliskan perjalanan overland kami ke Himalaya dua tahun yang lalu. Saya ingin memindahkan catatan harian saya yang dipenuhi cerita tentang culture shock di Chengdu, tegangnya persiapan menuju Tibet, merana karena AMS, noraknya kami yang pertama kali melihat salju, berusaha memahami kultur dan sejarah Tibet, lolos dari bencana alam, batal ke Nepal, pertolongan dari orang-orang baik yang membantu kami mengevakuasi diri, culture shock lagi di India, terpukau dengan indahnya Kashmir, dan lain-lain, dan sebagainya …. Continue Reading

Panduan Perjalanan

Jakarta – Lampung via Tol Laut (Tj. Priok – Panjang)

Berawal dari rencana overland di Pulau Sumatera dengan budget terbatas, saya dan Bimo browsing cara yang paling murah ke Lampung dari Jakarta. Karena sedang puasa, opsi hitchhiking sama sekali nggak dilirik. Pilihan kami jatuh pada Kapal Ferry via Tol-Laut Jakarta Lampung (Pelabuhan Tanjung Priok ke Pelabuhan Panjang). Dengan biaya Rp. 55.000 per orang (harga tahun 2017), masih lebih murah dan praktis dibanding harus berganti-ganti transportasi dari Jakarta ke Merak – Bakauheni – Lampung.

Kapal Ferry jurusan ini sudah berjalan sekitar satu tahun, dalam satu hari ada tiga jadwal keberangkatan, kapalnya relatif masih baru, tapi peminatnya sedikit. Wajar sih menurut saya, kenapa? Continue Reading

Cerita Perjalanan

ROAD TO HIMALAYA (4) : Hari Pertama di Chengdu

Baru kali ini saya bangun tidur dan langsung merasa asing dengan suasana sekitar.

Udara yang kering. Suara orang bercakap-cakap dengan bahasa yang tidak saya pahami. Berbagai aroma yang tidak pernah saya cium sebelumnya. Semua terasa berbeda. Syukurlah orang yang tidur di sebelah saya tidak ikut-ikutan menjadi asing, masih Bimo. Hehe…

Saya membuka jendela kamar, berharap bisa melihat pemandangan yang menarik. Tapi yang terlihat hanya bangunan lain yang persis bersebelahan dengan hostel kami. Bersamaan dengan jendela yang terbuka, masuk juga hawa dingin dan aroma masakan. Di luar sudah cukup terang, tapi suasana sepi sekali.

Ternyata enak juga traveling tanpa harus terburu-buru menyesuaikan jadwal perjalanan. Saya masih lelah dan malas untuk pergi-pergi. Setelah segala kehebohan sehari sebelumnya, saya akan menghadiahi diri sendiri dengan waktu ekstra untuk tidur dan leyeh-leyeh. Lagipula kami belum tau mau ke mana. Chengdu adalah kota paling akhir yang ditambahkan ke itinerary, karena fokus ke Nepal dan Tibet, riset kami tentang kota ini sangat minim. Kami harus mencari info lebih lanjut tentang tempat yang bisa dikunjungi selain penangkaran Panda. Continue Reading

Uncategorized

Akhirnya Nge-blog juga!

Kami sedang duduk di common room sebuah hostel di Chengdu, mengatur nafas setelah berkeliling beberapa blok di sekitar hostel.

“Selamat siang” seseorang menyapa dengan logat yang kaku.

Kami celingak-celinguk mencari sumber suara, di ruangan itu hanya ada kami berdua dan seorang pria bule. Siapa pula yang menegur kami dengan kata selamat siang?

“Apa kabar?” suara yang sama. Dari si pria bule yang duduk di depan meja kami.

Bukannya merespon sapaannya, kami malah terdiam karena takjub, bagaimana bisa di tengah daratan Cina yang teramat luas ini kami bertemu dengan bule berbahasa Indonesia? Continue Reading