Browsing Tag

kuliner

Cerita Perjalanan kuliner

Road To Himalaya (11): Lhasa

Tashi Delek!

Kereta yang kami naiki sampai di Lhasa lebih cepat dari waktu yang dijadwalkan.

Karena kami merasa kereta akan tiba lebih dari 2 jam lagi, kami santai-santai saja. Barang-barang masih berceceran, malah saya baru tertidur nyaman setelah sakit kepala jauh berkurang.

Kereta berhenti, kami pikir ini stasiun transit, tapi kok semua penumpang turun?? Setelah sadar ini stasiun akhir, langsung heboh mengemas barang, sambil ngedumel kenapa nggak ada pemberitahuan sama sekali (kemungkinan besar sih ada, kami aja yang gak paham dengan bahasanya, hehe..).

Kami berdua adalah penumpang terakhir yang turun dari kereta. Baru beberapa langkah, saya berhenti untuk mengikat tali sepatu. Tiba-tiba dari kejauhan seorang petugas berseragam meneriaki kami, saya masih cuek (model sepatu gunung di atas mata kaki, untuk nyaman dipakai ngiketnya butuh waktu), mungkin karena kami nggak bereaksi si petugas nyamperin, masih teriak-teriak, kali ini sambil nunjuk-nunjuk pake pentungan.

Heuh? Apa lagi ini?

Continue Reading

Cerita Perjalanan

Ngopi-ngopi di Bandar Lampung

Tahun 2017, Georney melakukan perjalanan overland ke 6 negara Asia Tenggara selama 5 bulan. Catatan perjalanan ini (#Georney2017) akan kami post bergantian dengan rangkaian Himalaya (#Georney2015). Kami berangkat dari Jakarta pada tanggal 11 Juni 2017. Rute yang kami tempuh : Sumatera (Indonesia), Malaysia, Thailand bagian Selatan, Kamboja, Vietnam, Laos, Thailand bagian Utara dan kembali ke Jakarta (sedikit meleset dari rencana awal).

Dalam perjalanan kali ini, kami akan membagikan pengalaman menjelajah Thailand selatan & utara dengan sepeda motor, berkemah dari pantai ke pantai, membeli motor untuk lintas Vietnam – Laos, dan bagian favorit saya: berjumpa dengan orang-orang baik yang sangat membantu perjalanan kami kali ini.

 

Baiklah, kita mulai dari destinasi pertama : Bandar Lampung.

Selamat membaca! Continue Reading

Cerita Perjalanan kuliner

Road to Himalaya (7): Kuliner Halal di Chengdu

Sudah sejak lama kami ingin mencoba Chinese food di tempat asalnya. Kebetulan Chengdu adalah kota yang pas untuk kuliner karena pada tahun 2011 UNESCO menetapkan Chengdu sebagai ‘City of Gastronomy’. Demi bisa nyicipin makanan Sichuan yang bercitarasa pedas, kami sengaja menyisihkan budget lebih untuk kulineran. Bukan apa-apa, sebagai muslim di negara yang bukan mayoritas Islam, kami memang harus pilih-pilih apa saja yang boleh dimakan, dan biasanya di negara begini makanan halal jadi agak pricey. Continue Reading